|
Penelitian Iklim Investasi Di Eks Karesidenan Banyumas
Secara
sederhana dapat dikatakan bahwa iklim investasi mencerminkan sejumlah faktor
yang berkaitan dengan lokasi untuk melakukan usaha atau investasi secara
produktif dan berkembang. Lebih konkrit lagi, iklim usaha yang kondusif adalah
iklim yang mendorong seseorang melakukan investasi dengan biaya dan risiko
serendah mungkin di satu sisi, dan bisa menghasilkan keuntungan jangka panjang
setinggi mungkin (Stern, 2002). Sebagai contoh beberapa studi menunjukan bahwa
di Cina dan India, pada dekade 80-an dan 90-an yang menurunkan biaya dan risiko
investasi sangat drastis, maka investasi swasta sebagai bagian dari Produk
Domestik Bruto (PDB) meningkat hampir 200 persen (Tambunan, 2006).
Sejalan dengan pernyataan di atas, Mudrajad
Kuncoro (2007) menyatakan bahwa iklim investasi di Indonesia secara umum lebih
buruk dibanding Cina, Thailand, Vietnam dan negara-negara ASEAN lainnya. Iklim
investasi dapat didefinisikan sebagai semua kebijakan, kelembagaan, dan
lingkungan, baik yang sedang berlangsung maupun yang diharapkan terjadi di masa
mendatang yang bisa mempengaruhi tingkat pengembalian dan risiko suatu
investasi. Pertambahan jumlah penduduk yang disertai dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat
berdampak pada semakin meningkatnya kebutuhan akan sarana transportasi dan aktivitas industri.
Hal ini berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan bahan bakar minyak (BBM).
Menurut data Automotive Diesel oil, konsumsi BBM di Indonesia sejak tahun 1995 telah melebihi
produksi dalam negeri. Sementara itu, cadangan minyak bumi Indonesia diperkirakan hanya cukup
untuk memenuhi kebutuhan hingga 18 tahun mendatang, kecuali ada suatu penemuan yang luar biasa
dalam eksplorasi sumber minyak baru. Perkiraan ini terbukti dengan seringnya terjadi kelangkaan BBM
di berbagai wilayah Indonesia, baik itu BBM untuk mesin maupun minyak tanah untuk keperluan
rumah tangga dan industri kecil, yang berdampak pada kerawanan sosial dan terhambatnya kegiatan
ekonomi. Ketergantungan Indonesia terhadap minyak bumi sudah saatnya dikurangi, bahkan dihilangkan.
Detail klik Download
|